Kampus STIKOM CKI

Sunday, 16 July 2017

STIKOM CKI (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika), kampus yang beralamat di Jl Radin Inten II Duren Sawit Seberang Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, Jakarta Timur, dikampus STIKOM CKI lah awal saya memulai perdjoeangan di Ibu kota. Awal saya masuk kampus STIKOM CKI, tidak lain tidak bukan hanya karena biar keren, seperti di televisi-televisi (maklum saya orang kampung :) ).

Menginjak semester 2, sedikit banyak saya sudah mendapatkan ilmu dan pengalaman yang luar biasa di kampus STIKOM CKI, walau kampusnya belum besar seperti kampus-kampus GAJAH (UI, ITB, UGM, GUNADARMA, BINUS dan yang lain). Akan tetapi dari STIKOM CKI saya mendapatkan yang mungkin tidak bisa didapat di kampus lain, yaitu sebuah suasana belajar yang menyenangkan.

Bagi saya secara pribadi STIKOM CKI banyak teka teki, tantangan, maupun aura kompetisi yang luar biasa. Walaupun tidak dipungkiri masih banyak kekurangan disana-sini baik internal maupun eksternal, tapi saya yakin jika keluarga besar STIKOM CKI solid, saling melengkapi, konsisten, peduli, maka kesejahteraan bersama akan terwujud.

Banyak alumni STIKOM CKI yang sudah sukses dibidangnya, bahkan Ustad Yusuf Mansur pun pernah menjadi keluarga besar STIKOM CKI. Ada 2 bidang studi Teknik Informatika, dan Sistem Informasi. STIKOM CKI fokus pada 2 bidang keilmuan tersebut, sudah banyak perbaikan kurikulum untuk menghasilkan para penelti muda, programmer, designer, system analis dan lain-lain.

Sebagai keluarga besar STIKOM CKI saya bangga, dan berharap akan semakin banyak mahasiswa "New Generations" yang handal lahir dari kampus STIKOM CKI.

Bagi masyarakat atau calon mahasiswa STIKOM CKI, jika ingin informasi lebih lengkap bisa langsung cek websitenya STIKOM CKI web.stikomcki.ac.id, atau lihar video PMB Disini --> PMB STIKOM CKI Tahun Ajaran 2017-2018


  

1 komentar:

Post a Comment

Terimakasih atas komentar atau sarannya...

 
Muryan Awaludin © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting | Developer by Muryan Awaludin