Public Speaking Is Easy

Saturday, 16 January 2021

Kapan pertama kali Anda tampil didepan umum? Apa yang Anda rasakan saat itu? Galau, Grogi, Gelisah? Ya..Semua orang saya yakin pernah merasakannya. Saya sendiri pertama kali tampil didepan umum pada waktu Sekolah Dasar (SD) menjadi pembaca naskah undang-undang dasar 1945. Saat itu, keringat dingin keluar dan badan terasa gemetar.

Terus terang pandangan saya tidak menghadap langsung kepada orang yang ada di depan saya. Saya pikir saya adalah orang yang paling takut berbicara atau tampil di depan orang banyak, tetapi saya sadar semua orang juga pernah merasakan hal yang sama. Hanya saja, jangan hal tersebut membuat Anda mengatakan bahwa Anda tidak akan bisa berbicara di depan umum. Rasa grogi dan gelisah saat pertama kali tampil merupakan hal yang wajar, keadaan tersebut akan berubah seiring Anda belajar dan mencoba terus menerus.

Rasa takut merupakan satu tantangan yang besar bagi orang yang akan menjadi public speaking, baik itu menjadi seorang MC, orator, pembicara, ataupun sebagai penyiar radio. Rasa cemas, takut memang pernah dialami oleh siapa saja, bahkan kepada orang yang sudah profesional sekalipun.

Ketakutan merupakan reaksi spontan dari tekanan luar dan dalam diri yang dialami seseorang untuk menghasilkan kemampuan yang lebih maksimal dari talenta seseorang yang cinderung terpendam. Dengan adanya rasa takut, maka Anda akan semakin aktif dan kreatif dalam melakukan sesuatu dalam situasi yang terdesak tersebut.

Ada beberapa cara mengendalikan rasa takut dan kecemasan saat berbicara di depan umum.

1. Yakinlah diri Anda pasti bisa melakukannya

2. Ingatlah dan ucapkan kata-kata positif yang akan memicu Anda menjadi percaya diri (PD)

3. Hilangkan pikiran negatif yang hanya akan membuat Anda semakin cemas

No
Pikiran Negatif
Pikiran Positif
1
Saya akan gagal Saya akan berhasil
2
Saya akaan lupa sesuatu Saya menguasai topik yang saya bawakan. Saya mampu mengingat topik umum pembicaraan saya
3
Audiensi akan membenci saya Audiensi menginginkan saya berhasil. Audiensi menantikan kejutan dari saya dan mendukung saya
4
Saya benar-benar gugup Akan saya gunakan andrenalin yang mengalir dalam tubuh untuk mendorong semangat ssaya
5
Audiensi tidak akan menikmati presentasi saya Pata Audiensi saya akan menyamankan posisi duduknya untuk menantikan kata-kata saya

Dengan berfikir positif tersebut, Anda telah menambah keyakinan Anda bahwa Anda pasti bisa melakukannya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi diri saya dan orang lain...

Membeli Keringat Guruku..!!!

Saturday, 5 September 2020

Dalam sebuah diskusi, seorang murid bertanya kepada gurunya,

Murid : "Jika memang benar para guru adalah orang-orang yang pintar, mengapa bukan para guru yang menjadi pemimpin dunia, pengusaha sukses, dan orang-orang kaya raya itu?

Gurunya tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia masuk ke ruangan nya, dan keluar kembali dengan membawa sebuah timbangan Ia meletakkan timbangan tersebut diatas meja, dan  berkata : " Anakku, ini adalah sebuah timbangan, yang biasa digunakan untuk mengukur berat emas dengan kapasitas hingga 5000 gram".

"Berapa harga emas seberat itu? "

Murid mengernyitkan keningnya, menghitung dengan kalkulator dan kemudian ia mejawab,

"Jika harga satu gram emas adalah 800 ribu rupiah, maka 5000 gram akan setara dengan 4 milyard rupiah,"

Guru : "Baik lah anakku, sekarang coba bayangkan seandainya ada seseorang yang datang kepadamu membawa timbangan ini dan ingin menjualnya seharga emas 5000 gram, adakah yang bersedia membelinya?"

Murid berkata : "Timbangan emas tidak lebih berharga dari emasnya, saya bisa mendapatkan timbangan tersebut dengan harga dibawah dua juta rupiah, mengapa harus membayar sampai 4 milyar?"

Guru menjawab : "Nah, anakku, kini kau sudah mendapatkan pelajaran, bahwa kalian para murid, adalah seperti emas, dan kami adalah timbangan akan bobot prestasimu, kalianlah yang seharusnya menjadi perhiasan dunia ini, dan biarkan kami tetap menjadi timbangan yang akurat dan presisi untuk mengukur kadar kemajuanmu. "

Guru berkata lagi, "Satu lagi pertanyaanku. Jika ada seseorang datang kepadamu membawa sebongkah berlian ditangan kanannya dan seember keringat di tangan kirinya, kemudian ia berkata : "Ditangan kiriku ada keringat yang telah aku keluarkan untuk menemukan sebongkah berlian yang ada ditangan kananku ini, tanpa keringat ini tidak akan ada berlian, maka belilah keringat ini dengan harga yang sama dengan harga berlian"

"Apakah ada yang mau membeli keringatnya? "

"Tentu tidak." Ujar guru lagi.

"Orang hanya akan membeli berliannya dan mengabaikan keringatnya. Biarlah kami, para guru, menjadi keringat itu, dan kalianlah yang menjadi berliannya."

Sang murid menangis, ia memeluk gurunya dan berkata : "Wahai guru, betapa mulia hati kalian, dan betapa ikhlasnya kalian, terima kasih guru. Kami tidak akan bisa melupakan kalian, karena dalam setiap kemajuan kami, setiap kilau berlian kami, ada tetes keringatmu..."

Guru berkata : "Biarlah keringat itu menguap, mengangkasa menuju alam hakiki disisi ilahi rabbi, karena hakikat akhirat lebih mulia dari segala pernak-pernik di dunia ini."


Wahai Guruku, terima kasih atas segenap perjuanganmu yang telah mendidikku. Barakalloh firokhmatillah ustadz ustadzah tercinta. Semoga pahala amal ibadahmu mengalir terus sampai akhirat  aamiin yarobbalaamiin

 

Sumber: no Name

FOKUS

Tuesday, 1 September 2020


Ada seorang anak yang setiap ibadah.. rajin ke Masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ibunya,
"Bu mulai hari ini saya tidak mau ke Masjid lagi"

"Lho kenapa?" sahut sang ibu.

"Karena di Masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya suci tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ibu pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".

"Apa itu?"

"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling Masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling Masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ibu bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling Masjid?",

"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"

"Tidak".

"Apakah di Masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.

"Apakah di Masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?", tanya sang ibu lagi.

"Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ibu pun tersenyum lalu berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu FOKUS pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita FOKUS pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi positif.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

  #salam santun saking kulo

#cahLegowetanPerantauan 😊

πŸ™πŸ™πŸ™

Mengisi Webinar Teknik Penulisan Redaksional Karya Ilmiah

Friday, 24 July 2020

Kembali saya diminta untuk mengisi acara web seminar atau biasa disebut Webinar, kali ini yang mengadakan Program Studi Teknik Elektro - Fakultas Teknologi Industri Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya). Tema webinar kali ini tentang Teknik Penulisan Redaksional Karya Ilmiah, dan dikhususya mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan seluruh mahasiswa Unsurya pada umumnya.

Materi yang saya berikan estafet dari penomoran halaman otomatis, daftar isi otomatis, daftar gambar otomatis, daftar tabel otomatis, daftar simbol otomatis, dan daftar referensi otomatis menggunakan aplikasi mendeley. Webinar ini bertujuan untuk membekali mahasiswa khususnya mahasiswa tingkat akhir yang akan menghadapi sidang proposal dan skripsi. Harapan dari Kaprodi Teknik Elektro Ibu Bekti Yulianti, S.T., M.T beserta jajarannya, agar mahasiswa fokus pada riset atau penelitiannya tanpa ribet lagi harus memikirkan penulisan redaksional lagi.

Live Workshop "Referensi Mendeley dan SPSS"

Saturday, 20 June 2020

Dimasa pandemi Covid-19 hampir semua kegiatan akademik dilakukan secara online, tidak terkecuali kegiatan workshop yang dilakukan oleh Program Studi Manejemen Fakultas Ekonomi Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Tema kegiatan workshop tersebut membahas tentang bagaimana membuat manajemen referensi menggunakan tools Mendeley dan SPSS.

Kegiatan dilakukan fokus terhadap mahasiswa yang akan melakukan tugas akhir atau skripsi. Diharapkan dengan dilakukan workshop tersebut, mahasiswa sudah punya bekal teknis redaksional dan penggunakan SPSS, sehingga mahasiswa diharapkan fokus terhadap penelitian yang dilakukan.

Saya (Muryan Awaludin) mengisi materi tentang manajemen referensi dengan mendeley dan Dr. Widarto Rachbini mengisi materi tentang SPSS dalam seminar tersebut, yang dibagi waktunya hari jumat dan sabtu. Kegiatan tersebut dikuti sekitar 180 peserta baik dosen maupun mahasiswa dan berjalan dengan lancar.

Belajar Systematic Literature Review (SLR) di Masa Pandemi Covid-19

Thursday, 28 May 2020

Belajar Systematic Literature Review (SLR) di Masa Pandemi Covid-19 bersama Prof. Romi Satria Wahono yang diadakan oleh Brainmatics.Com untuk sama-sama mendukung aksi #DirumahAja, sungguh kesempatan emas yang sayang kalau dilewatkan. Alhamdulillah saya dan 497 rekan-rekan yang lain, bisa lolos seleksi untuk ikut belajar bareng.

Penjelasan yang lengkap, jelas, dan padat yang disampaikan oleh Prof. Romi Satria Wahono, membuka kembali wawasan tentang SLR baik digunakan untuk menulis Tesis, Disertasi, ataupun paper di Jurnal. Belajar mulai dari setiap tahapan, mulai dari Planning yang mencakup formulate the review’s research question dan formulate the review’s research question yang dilanjutkan dengan tahapan Conducting yang mencakup identify the relevant literature, perform selection of primary studies, perform data extraction, assess studies’ quality, dan conduct synthesis of evidence sampai dengan tahapan Reporting dengan write up the SLR report/paper.

Keseruan belajar SLR ini dihiasi dengan tanya jawab yang luar biasa sampai 3 jam lebih, materi yang disampaikan juga di record dan di share di youtube, agar bagi rekan-rekan yang tidak bisa mengikuti dari bisa melihat di channel youtube Romi Satria Wahono Institute. Mudah-mudahan dengan berbagi ilmu pengetahuan yang kita miliki, semoga bisa bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, dan semoga pememi COVID-19 segera berakhir, khusunya di Indonesia agar bisa beraktifitas normal kembali.

Akses Artikel di Academia.edu

Tuesday, 28 January 2020

Academia.edu merupakan situs jejaring sosial bagi akademisi. Serambi ini dapat digunakan untukberbagi dokumen, memantau dampaknya, dan mengikuti penelitian dalam bidang tertentu (https://id.wikipedia.org/wiki/Academia.edu).

Sekian lama tidak aktif di academia.edu sampai lupa kalau ternyata punya akunnya, mumpung masih bergairah membaca dan menulis, saya mulai lagi dengan akun baru di academia edu, semoga kedepan artikel yang sudah pernah dibuat bisa bermanfaat.

Awal dari aktif lagi di academia.edu, ketika saya melihat jumlah sitasi rekan peneliti ternyata itu ada yang berasal dari situs academia.edu. Saat saya buka akun saya di google scholar saya ternyata sitasi dari tulisan saya masih sedikit, keinginan untuk terus menulis penelitian yang bagus dan berkualitas semakin kuat. Tujuan utamanya untuk memberikan kontribusi dalam pengetahuan, dan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas, baik dosen, mahasiwa, maupun peneliti lain.

Semoga apa yang saya share di situs akademia.edu bisa terus mambawa banyak manfaat di Republik yang kita cintai ini, sekaligus untuk mengajarkan kepada para mahasiswa agar tertarik dan bersemangat untuk berbagi ilmu dengan menuliskannya...

Gatot Nurmantyo

Tuesday, 15 October 2019

Panglima TNI yang Diberhentikan oleh Presiden Jokowi sebelum masa jabatan nya selesai, beliau berpesan kepada Prajurit sbb

PRAJURIT⚀
-----------------------
Jalan hidupmu adalah pilihan.
Tak perlu cemas dengan hari esokmu yang belum tentu.
Lalui saja hari ini dengan sabar hingga datang malam buatmu.
Engkau tak perlu mendambakan dunia yang serba neka.
Cukuplah merasa bahagia bila engkau mampu bertahan dengan beratnya kehidupan.

Engkau telah menukar masa remajamu yang penuh canda tawa,
Dengan perjuangan, ketabahan, dan keprihatinan yang mendalam.

Engkau tak bisa memiliki banyak harta,
Walaupun kecerdasanmu memungkinkannya.
Tak perlu merasa rendah diri bila engkau tak bisa bercerita tentang mobil-mobil yang ingin engkau miliki.
Karena bis atau truk cukup mengantarkanmu ke tempat yang ingin kau tuju.

Tak usah merasa kurang pengetahuan bila engkau tak tahu di mana tempat makan yang enak-enak, kafe-kafe dan resto-resto.
Karena makan hanyalah untuk membuatmu kuat berdiri dan berlari.
Walaupun makan siang dan malammu adalah nasi yang di masak dini hari.
Berbahagialah bila engkau mampu puasa, menahan diri di antara rekan-rekanmu yang berpesta -pora tiap hari.

Tak usah merasa penasaran bila engkau tak pernah merasakan nyamannya tidur di kamar hotel-hotel.
Bukankah engkau sering terlelap bila kau dapati rindangnya pohon atau tenda yang engkau dirikan?

Bila engkau tak memiliki bekal uang dalam sakumu, tetaplah percaya diri.
Bukankah udara, air dan matahari masih disediakan gratis buatmu?
Engkau tak perlu kehilangan senyum ceria.

Bila engkau tak sempat bertamasya melihat indahnya negeri dengan pesawat-pesawat,
Tak usah cemas, karena kamu akan mendapatkan pengalaman luar biasa dengan pesawat angkut yang kau tinggalkan saat pesawat itu masih di awan.
Bukankah engkau akan senang tak terkira bila payungmu terbuka dan engkau selamat ketika menginjakan kaki di tanah?

Bila hingar bingar dunia telah mereda, sering-seringlah engkau terjaga.
Dingin malam yang menembus sepatu, jaket dan topi bajamu, tak perlu membuat hatimu beku.
Peluk saja senjatamu dengan harapan….
Ketahuilah jawaban: “Mengapa engkau lakukan semua ini.”

Bila engkau selesai melaksanakan tugas di tempat yang jauh, dan pulang membawa banyak luka.
Tidak usah merasa kecewa bila di bandara atau di stasiun tak ada yang menjemputmu, apalagi mengalungi bunga.
Kau boleh melenggang pulang dengan ransel dan pikulan barangmu.
Di perjalanan kau akan merasa cukup berarti, bila ada seseorang yang menantimu dengan kerinduan.

Bila engkau berhasil berbuat sesuatu dengan baik, tapi tidak dipuji.
Janganlah engkau berkecil hati.
Dan bila engkau melakukan sedikit kesalahan…, caci maki tak usah membuatmu sakit hati.
Milikilah perasaan yang lapang, lembut dan mesra,
berusahalah mempunyai sifat yang terpuji.

Jangan lupa engkau juga harus pandai memilih tempat berdiri,
Tempatmu bukanlah di tengah orang kaya, orang licik dan tamak,
Sebab mereka akan membeli jiwa besarmu dengan harga yang tidak seberapa.

Akrablah dengan orang kebanyakan, orang yang hidupnya prihatin, miskin dan papa.
Bila keadaan memaksamu untuk memilih, pilihlah tempat bersama mereka,
Gunakan tenaga dan budi baikmu, tanpa mengharap balas jasa ataupun sekedar ucapan terimakasih.
Semoga mereka akan berdoa untuk kesejahteraan hidupmu.

Bila perjalanan hidup telah berakhir,
dan engkau temui kematian.
Jangan bersedih bila engkau dimakamkan di tanah sepi, yang tak pernah di kunjungi lagi.
Semoga dosamu diampuni dan amal baik menjadi penghiburmu.

Tetapi bila engkau sedikit beruntung.
Penguburan jasadmu akan di upacarakan.
Atasan, rekan dan bawahanmu, akan memberi penghormatan kebesaran buatmu.
Kisah hidupmu akan di bacakan.
Dan peti matimu akan diselimuti kain berwarna.
Kain bendera yang selama hidup engkau bela.

Gatot Nurmantyo

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Wednesday, 11 July 2018

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), kampus yang beralamat di Jl. Protokol Halim Perdanakusuma Komplek Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur 13610 – Indonesia (Kampus A) dan di Jl. Angkasa, Komplek Angkasa Halim Perdanakusuma Halim Perdanakusuma Jakarta Timur 13610 – Indonesia (Kampus B), di UNSURYA saya berdjoeang untuk mencoba memberikan yang terbaik, baik dari segi akademik maupun profesional.

Kesempatan untuk berkarya, mengambangkan potensial diri dalam bidang akademik sangat terbuka lebar, UNSURYA merupakan salah satu universitas di Indonesia yang berkembang. Dibuktikan dengan keseriusannya untuk memperbaiki dan membangun sistem informasi akademik, kesejahteraan staf dan dosennya, serta meningkatnya laporan forlap dikti yang tepat waktu.

Disamping itu, budaya senyum dan sapa dari rektorat, staf, dosen, mahasiswa, sampai satpam dan cleaning servicenya sangat kental. Aura yang seperti itulah yang membuat saya merasa nyaman. Aktifnya kegiatan UKM dan tumbuhnya kepedulian dosen-dosennya untuk melakukan penelitian, dibuktikan tahun 2017 kemaren sudah ada 2 dosen yang mendapatkan hibah penelitian dari dikti.

Saya rindu suasana seperti itu, dan mudah-mudahan kesempatan untuk meningkatakn jenjang akademik bisa tercapai, dan tentunya manfaatnya bisa dirasakan baik diri sendiri, kampus dan mahasiswa.

Semoga Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma semakin maju, sukses dan merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia..Aamiin

Untuk melihat informasi kampus bisa dilihat dari website resmi Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma --> www.universitassuryadarma.ac.id


Lihat Channel Youtube Unsurya

Cara Memasang Plugin Cookie di Blog

Tuesday, 10 July 2018

Cara memasang plugin cookie di blog, bermula dengan adanya notifikasi dari Google pada dasbor blogger tentang kebijakan dari Hukum Uni Eropa menyangkut cookie sebuah blog.


Yang isinya seperti ini:

"Hukum Uni Eropa mengharuskan Anda untuk memberikan informasi kepada pengunjung Uni Eropa tentang cookie yang digunakan di blog. Dalam banyak kasus, undang-undang ini juga mengharuskan Anda untuk mendapatkan persetujuan pengunjung.

Sebagai bagian dari layanan, kami telah menambahkan pemberitahuan di blog Anda untuk menjelaskan penggunaan Google akan cookie Blogger dan Google tertentu, termasuk penggunaan cookie Google Analytics dan AdSense.

Anda bertanggung jawab untuk mengonfirmasi bahwa pemberitahuan ini benar-benar berfungsi di blog dan dapat ditampilkan. Jika Anda menggunakan cookie lainnya, misalnya dengan menambahkan fitur pihak ketiga, pemberitahuan ini mungkin tidak berfungsi. Pelajari lebih lanjut tentang pemberitahuan ini dan tanggung jawab Anda."


Menurut saya ada segi positif dari munculnya notifikasi dari Google tersebut, tidak lain tidak bukan yaitu “cookie internet”.

Sebelum saya bahas terkait cara memasang cookie di blog, mari kita sedikit membahas tentang pengertian cookie.

Apa sih manfaat cookie? Secara umum, cookie berguna untuk menghemat waktu browsing di internet. Mekanisme dasar cookie adalah mengirim lalu menyimpan (sending and storing).

Jadi saat kita berkunjung ke sebuah website yang pernah kita datangi sebelumnya, kita tidak perlu lagi melakukan pengaturan baru.


Gampangnya seperti ini "Saat sedang ’searching atau berjelajah’ di Google, login Email, Facebook, Twitter, Instagram atau pun di situs social bookmark secara langsung kita telah meninggalkan jejak cookie di situ.

Saat kursor diletakkan pada input teks login saat kita ketik huruf awal alamat email kita, maka secara otomatis muncul email lengkap kita. Nah, seperti itu kira-kira gambaran tentang cookie. Jadi saat kembali ke situs tersebut, kita tidak perlu lagi setting login dari awal. Dengan catatan, cookie pada browser di komputer belum kita hapus.

Intinya cookie diracik untuk membuat kenyamanan kita saat berjelajah di dunia maya. Meski tidak berbahaya, cookie bisa dimanfaatkan oleh tangan iseng, jika kita tidak hati-hati menjaganya. 


Nah, sekarang kita masuk ke tujuan coretan artikel ini, bagaimana cara memasang plugin Cookie di blog, monggo:

Memasang Plugin Cookie di Blog
Langkah-langkahnya seperti berikut:
1. Kunjungi situs --> https://cookieconsent.insites.com/
2. Klik Download sehingga menuju halaman download
3. Pada konfigurasi, silahkan Anda pilih sesuai dengan layout yang diinginkan
 4. Copy kode (seperti pada gambar dibawah)
5. Paste pada template Anda, caranya pilih menu Tema --> Edit HTML --> cari kode </head> atau </body> dan letak kan kode tersebut di atas nya. Selanjutnya pilih save template.
6. Selesai

 

 

 
Muryan Awaludin © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting | Developer by Muryan Awaludin